Chandra Hamzah: Pemberantasan Korupsi Harus Jadi Gerakan Kultural


JAKARTA, KOMPAS.com — Chandra Hamzah baru saja kembali menjabat sebagai Pimpinan KPK. Seusai acara serah terima jabatan, Chandra menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada segenap masyarakat yang telah memberikan dukungannya kepada ia dan Bibit Samad Rianto selama menjalani proses hukum.

Lebih lanjut, ia mengajak mengalihkan dukungan masyarakat kepadanya itu menjadi dukungan terhadap pemberantasan korupsi. Tekad pemberantasan korupsi itu, kata dia, harus menjadi gerakan kultural dan budaya.

“Dengan dukungan dari masyarakat saya lihat ada indikasi yang baik. Dengan demikian pemberantasan korupsi harus menjadi gerakan kultural,” katanya, Selasa (8/12/09) di Kantor KPK.

Chandra memaparkan, gerakan kultural pemberantasan korupsi harus lebih besar karena begitu peliknya persoalan korupsi yang terjadi di Indonesia yang harus dibersihkan. “Gerakan kultural dan budaya ini harus lebih besar. Karena penegakan hukum terkait korupsi itu baru sebagian kecilnya saja,” tegasnya.

Ia pun mengaku mendapat banyak pelajaran dan hikmah yang diambilnya akibat kasus hukum yang menjeratnya tersebut. Pengalaman, sebutnya, akan menjadi modal penting dalam kinerja dia bersama KPK ke depan.

“Nah ke depannya, mungkin saya dan penegak hukum lainnya merapatkan barisan untuk pemberantasan korupsi,” tandasnya.

Sumber http://www.kompas.com

Posted on 8 Desember 2009, in POLITIK, UPTUDATE NEWS and tagged , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. Mengharapkan penegak hukum untuk memberantas korupsi?, tampaknya masih jauh.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: