Koalisi Parpol Diharapkan Tidak Transaksional


diskusi-LIMA

Koalisi partai politik (parpol) menuju pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres) harus mengutamakan kepentingan bangsa. Koalisi diharapkan tidak bersifat transaksional.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Lingkar Masyarakat Madani (Lima) Ray Rangkuti dalam diskusi Gerakan Dekrit Rakyat Indonesia bertajuk “Koalisi Parpol atau Koalisi Rakyat, Mendorong Koalisi Platform dan Program, Bukan Hanya Kursi”, di Jakarta, Minggu (20/4).

“Kita perlu cegah koalisi yang tidak pertemuan visi dan misi. Parpol mesti pertimbangkan serius, koalisi jangan dibangun karena pertimbangan traksional,” kata Ray.

Dia menambahkan, parpol juga mesti menjauhi dikotomi Jawa dan non-Jawa dalam menentukan figur calon presiden (capres) serta calon wakil presiden (cawapres). “Tradisi dikotomi Jawa dan non-Jawa harus ditinggalkan. Koalisi harus atas dasar visi, misi dan program yang sama. Harus ada kesatuan ide dan pandangan,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, aktivis dari Institut Hijau Indonesia (IHI) Chalid Muhammad mengkhawatirkan koalisi parpol lebih menonjol ketimbang koalisi rakyat. “Arahnya sekarang itu koalisi parpol yang buntutnya bagi-bagi kekuasaan kursi menteri maupun cawapres. Agenda substantifnya mulai hilang,” kata Chalid.

Sementara itu, hadir juga aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Pidana Kekerasan (Kontras) Haris Azhar. Haris berpendapat, hasil pemilu legislatif (pileg) membuat tidak ada satupun parpol yang jumawa. Namun, hasil itu juga yang membuat parpol terjebak dalam matematika politik.

“Politik itu harusnya tidak bicara matematika atau hitungan-hitungan koalisi. Pembicaraan parpol mesti mengarah pada penyampaian program,” pungkasnya.

Sumber :Carlos KY Paat – BeritaSatu

Posted on 23 April 2014, in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: