Resensi Buku


CYBER PUBLIC RELATION, Strategi membangun dan mempertahankan merek Global di Era Globalisasi Lewat Media Online

Buku Cyber Public RelationsPada zaman sekarang internet telah menjadi bagian yang tidak bisa di pisahkan dengan kehidupam masyarakat modern, internet telah menciptakan sebuah meanset di kepala masyarakat dunia yang sering disebut dengan istilah global Village. Dengan media internet sangat memudahkan manusia dalam berkomunikasi, akses informasi, transaksi, edukasi dan entertainment
Seiring dengan booming nya istilah cyberspace maka membawa dampak tersendiri bagi usernet, banyak orang yang hijrah mulai dari urusan bisnis yang awalnya hanya didunia nyata sekarang telah berpindah kepada bisnis ala online dan ini terbukti semakin hari semakin banyaknya orang yang berimvestasi di dunia maya tersebut.
Dalam dunia Public Relation ternyata juga mendapat imbas dari kemjuan dan kecanggian teknologi deawasa ini, tampa basa-basi ternya Public relation mulai hijrah dari Public Relation Conventional menuju Cyber public Relation, ternyata banyak hal yang bisa dilakukan di internet dalam kerangka dunia ke PR-an dalam mewujudkan tujuan dasar dari humas adalah Image Building
Publik Relation ala internet atau bahasa keren nya dikenal dengan e- PR memiliki konsep teori baru dalm membagun citra yaitu dengan keunggulan :

  1. Informasi cepat sampai pada publik.
  2. Bagi PR, internet dapat berfungsi sebagai iklan, media, alat marketing, sarana penyebaran informasi dan promosi.
  3. Siapapun dapat mengakses internet.
  4. Tidak terbatas oleh ruang dan waktu.
  5. Komunikasi konstan, internet bagaikan satpam atau sekretaris yang tidak pernah tidur selama 24/7 (24 jam, 7 hari) dengan potensi target seluruh dunia.
  6. Respon yang cepat, internet memungkinkan PR merespon dengan cepat dan serta merta semua pertanyaan dan permasalahan dari para prospek dan pelanggan.
  7. Pasar global, Internet telah menutup jurang pemisah geografis dan praktisi PR dapat berkomunikasi langsung dengan publiknya di berbagai belahan dunia dengan biaya yang sangat minim.
  8. Interaktif, melalui internet praktisi PR dapat memperoleh feedback secara langsung dari pelanggan atau pengunjung situs web perusahaan.
  9. Komunikasi dua arah, komunikasi antara praktisi PR dan publiknya dapat berlangsung secara timbal balik melalui interaksi di internet.

Dalam buku yang berjudul Cyber public Relation ini yang ditulis oleh Bob Julius Onggo, akan dikupas secara mendalam dan dan konferhensif tentang apa saja yang bisa dilakukan oleh seorang praktisi PR di dunia maya dalam mempertahankan nama, brand dan image perusahaan dimana tempat mereka bernaung.

By Assyari Abdullah
Mahasiswa Public Relations Jurusan Ilmu Komunikasi
Fak. Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Suska Riau

Aku selebriti, maka aku penting

Seorang pakar politik barat pernah mengatakan bahwa di era globalisasi ini ada tiga kekuatan besar dalam suatu Negara yaitu Eksekutif, legislative , yudikatif dan media yang pada awalnya hanya tiga dan media adalah pendatang baru.
Aku selebriti, maka aku penting, sebuah buku hasil karya dari Ignatius Haryanto dimana dalam buku tersebut bercerita tentang media, fhenomena media, culture studies dan berbagai analisis wacana tentang media hari ini.
Judul buku tersebut diambil dari sebuah artikel yang ada dalam buku tersebut yang berjudul “Aku selebriti, maka aku penting” dimana pada ulasan tersebut penulis menyibak dan menganalisis bagaimana industry media tersebut berjalan bagaimana peran sang aktris yang seolah-olah menjadi orang yang sanjung-sanjung, terkenal, menjadi public figure tapi pada dasarnya artis tersebut tanpa sadar mereka adalah korban dari media Global Cavitalism yang secara kasarnya bahwa artis tersebut jug sama dengan buruh tapi dihibur dengan fasilitas, honor yang menggiurkan yang seolah-olah ini digambarkan hanyalah sebuah realitas kehidupan biasa .
Dalam pembahasan lebih lanjut sang penulis juga bercerita banyak tentang bagaimana tarzan, Disney group dan komodifikasi film animasi, herry potter dan budaya popular, bagaimana relevansi perempuan, pers dan privasi, bagaimana Hollywood bisa menjadi perusahaan film raksasa, bagaimana pengemar MTV, bagaiama perdagagan media dan budaya, lahirnya istilah Junk Food, bagaimana persaingan komik jepang Vs USA, bagaimana Cyber Space menjadi tren kehiduapan masa kini, semuanya dikupas secara santai dan bahasa yang khas oleh sang penulis sehingga kita merasa rilek ketika membaca yang pada dasarnya kita membahas hal-hal yang sangat urgens, dan penuh tantangan

By Assyari Abdullah
Mahasiswa Public Relations Jurusan Ilmu Komunikasi
Fak. Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Suska Riau


  1. Hi there just wanted to give you a quick heads up and let you know a
    few of the pictures aren’t loading correctly.
    I’m not sure why but I think its a linking issue. I’ve tried it
    in two different browsers and both show the same outcome.

    Disukai oleh 1 orang

  2. assyariabdullah

    saya membeli buku tersebut di Gramedia di Pekanbaru, Riau.
    semoga bisa didapat

    salam,

    Assyari Abdullah

    Suka

  3. saya ingin sekali membeli buku tersebut untuk kebutuhan skripsi saya tetapi di gramed dan dan di toko buku gunung agung sudah tidak ada….boleh tau beli nya dimana gak?!

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: